Sabtu, 08 Oktober 2016

Mblegedhes Ser-Ser on Trip Part 2: Menikmati Dinginnya Hutan Pinus Mangunan

MBLEGEDHESSSS
Baca cerita part 1-nya dulu dong di sini


Minggu, 2 Oktober 2016, Malam. 
Setelah semua berkumpul, wefie, dan mengobrol sejenak. Panggilan alam kita pun datang, alias laper. Karena Jogja malamnya mulai hujan lagi, rencana kita mau eksplor Malioboro malam-malam dengan jalan kakipun terpaksa batal. Diganti dengan mencari makanan yang dekat dengan rumah inap, puji Tuhan kita menemukan warung bakmi Jowo dan wedang ronde yang enak banget dan yang paling penting harganya murah. Setelah perut kenyang dan badan hangat karena makanan yang kita santap, kita bersembilan pun langsung pulang ke rumah inap.

Setelah sampai di rumah inap, kita bersembilan pun langsung berkumpul bersama untuk membahas destinasi apa aja yang pengin kita datengin esok harinya. Ada yang pengin ke pantai, ada yang pengin ke Hutan Pinus, ada yang pengin bobok aja di rumah inap karena cuacanya mendukung #apeu.

Karena perbedaan pendapat itulah, kita bersembilan pun menyatukan itu semua agar bisa dapat semua keinginan kita masing-masing, destinasi kita menjadi ke daerah Bantul, karena di sana Hutan Pinus ada, pantai pun juga ada (walaupun pantainya bukan pasir putih). 

Setelah mendapatkan kata mufakat di destinasi, giliran memusyawarahkan jam keberangkatan. Karena kita semua ingin puas mainnya seharian, disarankan berangkat dari rumah inap pukul 05:00 pagi. 

Awalnya pada pesimis, karena kita anak-anak yang hobi bangun siang semua, dengan gigih Eres meyakinkan kita semua kalo bisa berangkat jam segitu dan dia rela bertugas jadi induk semang yang siap bangunin anak-anak semua. 

Oke! Rencana pun sudah tersusun dengan rapi, tinggal eksekusinya aja kan ya yang rapi atau amburadul. Hihi. Setelah selesai diskusi, kita bersembilan mulai istirahat dan tidur mempersiapkan tenaga untuk hari esok ditemani dengan gerimis yang masih setia menemani malam kita di Jogja saat itu. Syahdu. Uwuwuw.




Senin, 3 Oktober 2016, Pukul 04:00 Subuh. 


Alarm HP milik Eres berdering kenceng banget, bikin gue yang masih terlelap terpaksa harus membuka mata. Yang bikin heboh subuh itu bukan hanya suara alarm-nya Eres, namun teriakan Eres dan Tiya yang mendengar di luar rumah ada suara hujan yang cukup deras. 

"Yaaaah, hujan yaaaaaahhhh...."

"Yaudah, tidur lagi aja" 

Bener aja, kita berempat cewek-cewek yang tidur satu kamar langsung memutuskan tidur lagi setelah melihat keadaan luar hujan cukup deras. Berharapnya, setelah bangun nanti hujan reda dan kita bisa menjalankan rencana kita dengan baik. 

Setelah satu jam tidur dan kemudian bangun lagi, ternyata hujan belum kunjung reda, udara yang dingin mendukung banget buat mager ditambah cowok-cowok juga pada belum bangun semua, yaudah tinggal tidur lagi deh. Berangkat pukul 05:00 subuh memang hanya wacana buat MSS. Hiyh.

Pukul 06:00. para bedebah MSS baru bener-bener bangun semua dan kayaknya hujan enggan banget buat pergi pagi itu. Hujannya awet banget dari hari sebelumnya sampe pagi itu hubungan gue aja kalah awet, asli itu bikin kita semua sedih takut kalo hujannya bakal seharian penuh dan kita cuma bisa nongkrong di rumah inap. 

Sama aja pindah berteduh doang di Jogja ini. Akhirnya, kita tetep optimis kalo hujannya bakal reda, maka kita bersembilan pun mulai siap-siap dan mandi bergantian.

Puji Tuhan, hujan pun pelan-pelan reda setelah semua bedebah selesai mandi dan packing. Semesta mendengar doa kita semua agar pagi itu hujan reda, walaupun langit masih mendung unyu, tapi setidaknya sudah nggak turun hujan lagi. 

Jadi perjalanan kita pagi itu bisa lebih nyaman dibandingkan perjalanan sebelumnya. Pukul 08:00 kita semua sudah siap berangkat dan meninggalkan rumah inap, sebelum kita berangkat menuju ke destinasi pertama kita yaitu Hutan Pinus Mangunan yang terletak di daerah Imogiri, Bantul, kita bersembilan terlebih dahulu mencari sarapan untuk mengganjal perut kita selama perjalanan.

Imogiri, Bantul 
Bermodalkan iman kepercayaan, GPS HP, mulut yang selalu bertanya kepada penduduk lokal, serta papan petunjuk, kita tiba di daerah Imogiri, Bantul kurang lebih selama 30 menit perjalanan. Cukup cepat juga dan tinggal mencari lokasi Hutan Pinus Mangunannya aja, bertanya-tanyalah lagi kita dengan penduduk setempat dan ternyata rutenya gampang tinggal lurus aja dan ngikutin petunjuk arah yang nantinya ada di beberapa titik jalan.

Gue harus bilang kalo rute perjalanan menuju Hutan Pinus Mangunan itu berkelok-kelok dan naik turun, gaes. Jadi persiapkan kendaraan yang kuat dengan rute jalan yang seperti itu. 

Bahkan MSS sempat harus menunggu Tito yang motornya nggak kuat dan kepanasan gara-gara rute jalan menuju Hutan Pinus Mangunan ini. 

Walaupun rute jalannya cukup ekstrim, tapi pemandangan selama perjalanan itu sangat mengagumkan, gue aja sampe dibikin speechless dengan apa yang gue lihat dengan kedua mata gue sendiri. Kanan-kirinya masih alam yang asri banget, pepohonan yang rindang, dan tebing yang menunjukan pemandangan yang super indah banget. 

Rute perjalanannya inipun instagramable banget lho sesungguhnya. Ditambah udara yang segeeeerrr banget sehabis hujan. Mendadak mood gue jadi bagus banget selama perjalanan menuju Hutan Pinus Mangunan ini. Indah banget, asli! 

Perjalanan dari daerah Imogiri, Bantul menuju Hutan Pinus Mangunan pun hanya membutuhkan waktu 30 menit. Nggak kerasa kita bersembilan sudah sampai di tujuan kita, Hutan Pinus Mangunan sekitar pukul 09:00 pagi. Kesan pertama begitu sampai di daya tarik wisata ini adalah adem! Hahaha. 

Jadi nggak heran, begitu sampai di sana, gue langsung cari toilet untuk menunaikan panggilan alam gue. Tarif biaya untuk masuk ke daya tarik wisata ini juga murah lho, kita hanya perlu membayar Rp.3000,- saja untuk bayar parkir motor, sedangkan untuk mobil Rp.10.000,- sedangkan kalau ada yang mau melakukan pre wedding di sana hanya dikenai biaya Rp.50,000,- saja. Gue pre wedding sama pohon-pohon pinus di sana aja boleh? 

Setelah lega buang air kecil, gue baru bisa menikmati suasana Hutan Pinus Mangunan itu dengan kusyuk. Dingin dan tentram banget rasanya berada di tempat itu, dengan ratusan pohon Pinus yang tumbuh dengan gagahnya di kawasan tersebut. Langsung deh kita bersembilan berhamburan di dalam Hutan Pinusnya untuk menikmati ciptaan Tuhan yang maha dasyhat ini. 



Pintu masuk ke parkiran 
Capa tuuccchh~~

Waktu di sana, udaranya seger banget, yang aslinya emang udah sejuk jadi tambah sejuk karena habis hujan kali ya, jadi enak banget menghabiskan waktu di sana, ditambah suasananya yang tenang banget, bener-bener menyegarkan pikiran banget deh tempat ini.

Begitu kita bersembilan masuk ke kawasan hutan pinusnya, semua langsung asik-asik foto sendiri-sendiri, yang cowok heboh sendiri, yang cewek apalagi. Kalo gue? Tugasnya dari dulu ya fotoin mereka. Hhhh. 


Bagus ya....ayunan sama pinus-pinusnya...


Uw syahdu yaaaa....



Di sana pun ada beberapa spot yang instagramable banget, kayak ada disediain tempat foto di atas pohon yang bisa mengambil seluruh pemandangan yang ada di hutan pinus tersebut. Lalu gue tertarik untuk foto di tempat itu, karena gue sedang ada project mau ikut lomba foto, jadilah gue pilih tempat itu buat lokasi foto gue. 

Tuh agak serem ya naik-naik...

Bagus kan?

Difoto dari atas sih gini...


Setelah berkutat cukup lama foto-foto di atas pohon dengan bantuan jepretannya Octav, maka jadilah hasil foto yang nantinya gue ikutkan ke sebuah perlombaan. Yang cowok-cowok mah juga nggak mau kalah eksis masalah foto,
Dipili-dipiliiiii



Foto buat lomba mah gini...



Padahal aslinya begini.....


Jadi....yaudah, kegiatan kita di Hutan Pinus Mangunan ya cuma menikmati suasana hutannya dan foto-foto aja. Nggak ada wahananya buat main atau kegiatan lainnya. Jadi buat kalian-kalian yang sudah merasa penat dengan rutinitas sehari-hari di perkotaan, cocok banget ke sini buat nenangin diri menikmati ketenangan dan ketentraman yang ada di Hutan Pinus Mangunan ini. Bener-bener tempat yang menyegarkan pikiran lagi, tempat yang bisa membuang segala kepenatan yang membebani tubuh kita selama hari kerja. 

Eh, selain menikmati Hutan Pinus dan foto-foto, kita juga istirahat di warung makanan yang tersedia di sana, ada banyak pilihan lho, mau makanan hangat sampe makanan nusantara aja ada di sana.

Minumannya juga cukup komplit dan tentunya harga-harga makanan dan minuman di sana masih terbilang murah. Yaudah deh, melihat warung-warung makan yang menggemaskan, kita makan siang sekaligus istirahat dulu di sana sambil menyiapkan tenaga dan badan buat lanjut perjalanan ke destinasi berikutnya.

Siang itu gue memilih menu ketoprak dan teh hangat, cukup mengocek uang Rp. 11.000 saja untuk bisa mengenyangkan perut dengan menu tersebut, Rp.8000,- untuk satu porsi ketoprak, dan Rp.3000,- untuk segelas teh manis hangat.

Namun, sayangnya rasa ketopraknya terlalu manis buat gue, agak beda dengan ketoprak asli Jakarta *yaiyalah*, mungkin karena Yogyakarta emang khas dengan makanan yang bercita rasa manis sih, ya. So far, destinasi pertama kita ini cukup menyenangkan dan memuaskan hasrat liburan para bedebah MSS ini! Ihiy. 

Setelah perut kenyang dan hati senang, MSS pun siap melanjutkan perjalanan berikutnya. Ke manakah destinasi kita selanjutnya? Apakah semenyenangkan di Hutan Pinus Mangunan? Apakah cuacanya masih bersahabat atau malah turun hujan lagi? Apakah kita berhasil mencapai destinasi kita yang kedua? Makanya........



Salam bedebah dari kami, Mblegedhes Ser-Ser~



Pictures by: My Documents.

10 komentar:

  1. Keliatan adem banget yaaaak :D

    Kemaren pas ke Jogja gak sempet ke Bantul. Padahal uda masuk itin :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang adem bangeeett, udah nggak keliatannya doang. Hehe.

      Next time, kak, ke Bantul lagi. :D

      Hapus
  2. Seruuu bgt sih jln2nya Mba, mupeng saya lihatnya, jadi pengen juga ke hutan pinus ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, puji Tuhan seru maasss. Hehehe. Ayo ke hutan pinusnya, bisa ngerasain jadi Edward Cullen sesaat lho. #eh

      Hapus
  3. wih seru banget, ajakin aku dong maz

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maz siapa ya? Di sini yang nulis mba. Yha.

      Hapus
  4. Tempatnya pasti menyenangkan nih.. luar biasa pasti seru ya..
    Saya tunggu kelanjutannya nih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah ada kelanjutannya lho! Silakan dicek. Hehehe.

      Hapus
  5. Hutannya bagus. Gue sebenernya ninggalin link doang sih Bul. :)))

    BalasHapus

Berkomentarlah dengan kata-kata yang baik, maka gue juga akan menanggapinya dengan baik. Terima kasih sudah membaca postingan gue dan blogwalking di sini. Terima kasih juga sudah berkomentar. Have a great day, guys! Godblessya!